<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Aku dan Masa</title>
	<atom:link href="http://san9biadab.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://san9biadab.wordpress.com</link>
	<description>Malam Berbintang di Perbatasan Moghraqa, Gaza</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Mar 2009 12:46:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='san9biadab.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Aku dan Masa</title>
		<link>http://san9biadab.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://san9biadab.wordpress.com/osd.xml" title="Aku dan Masa" />
	<atom:link rel='hub' href='http://san9biadab.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Apakah ini. . . ?</title>
		<link>http://san9biadab.wordpress.com/2009/03/12/apakah-ini/</link>
		<comments>http://san9biadab.wordpress.com/2009/03/12/apakah-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 12:35:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>san9biadab</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curahan]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[kampus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://san9biadab.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Sesuatu yang tiba-tiba kurasakan, muncul dalam hati. Perasaan yang secara normal dirasakan oleh seorang pria terhadap lawan jenisnya. Aku ingin melanjutkan perasaan ini, namun. . . . tidak. Lebih baik aku menahan agar ini tidak sampai melewati batas. Batas yang tidak hanya memaksa untuk mengatakan “tidak” tapi juga yang dengan kokoh, menahan kepalaku agar tetap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=san9biadab.wordpress.com&amp;blog=6780864&amp;post=44&amp;subd=san9biadab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sesuatu yang tiba-tiba kurasakan, muncul dalam hati. Perasaan yang secara normal dirasakan oleh seorang pria terhadap lawan jenisnya. Aku ingin melanjutkan perasaan ini, namun. . . . tidak. Lebih baik aku menahan agar ini tidak sampai melewati batas. Batas yang tidak hanya memaksa untuk mengatakan “tidak” tapi juga yang dengan kokoh, menahan kepalaku agar tetap terarah ke depan, fokus pada apa yang aku cita-citakan ketika awal dulu <span id="more-44"></span>memasuki sekolah tinggi yang kini telah berstatus Badan Layanan Umum ini.</p>
<p>Bukan status kemahasiswaanku yang menghalangiku untuk melakukannya, tetapi kesegananku untuk memikirkan hal tersebut. Karena sebenarnya, di sekolah kedinasan tempatku belajar ini sekarang aku boleh menjalin ikatan dalam sebuah pernikahan. Sebuah perlakuan khusus, bagi beberapa golongan mahasiswa di kampus ini. Aku mencintainya, aku rasa. . . Namun aku tidak yakin bahwa ini cinta. Karena setahuku, cinta itu berangkat dari hati, bukan dari mata. Aku tidak ingin memikirkan hal ini. Aku takut segala pikiran dan tenagaku akan terkuras sia-sia untuk merenungi sesuatu yang maya yang bernama “cinta” ini.</p>
<p>Tapi mengapa aku tidak bisa? Dan aku selalu menyangkal bahwa ini bukan salahku. Karena menurutku, cinta itu tidak eksak seperti Matematika dan Fisika sehingga aku tidak tahu rumus persamaan dan pertidaksamaan yang tepat untuk dapat melukiskan dan melihat bahwa dia memang ada. Perasaan ini lebih mirip seperti gempa yang menggetarkan jantungku, hanya saja dia tidak dapat diprediksi oleh Badan Meteorologi dan Geofisika.  Ya Allah. . . Aku tahu ini salah. Tapi aku yakin, bukan cinta yang ada di hati ini penyebabnya. Aku yang salah. Aku yang tidak bisa mengendalikan cinta ini.</p>
<p>Teringat salah seorang tabi’ut tabi’in, seorang ulama jaman dulu yang sedang menjalani pendidikan, mempelajari ilmu. Suatu ketika ada seorang gadis cantik yang datang dan meminta dinikahi olehnya. Sang ulama tersebut berkata,”Sesungguhnya aku datang kesini adalah untuk mencari ilmu, bukan mencari jodoh.” Subhanallah. . . begitu tegarnya hamba-Mu tersebut mengkonsentrasikan hati dan pikirannya untuk majelis ilmu dalam menuai ridlo-Mu ya Allah. . .</p>
<p>Sementara siapakah diri ini? Apakah aku lebih pantas untuk sesuatu yang menjadi “fitrah” manusia, sesuatu yang telah ditolak oleh hamba-Mu karena dia sedang ingin mendalami ilmu-ilmu Engkau yang tidak terkira? Sementara keadaanku tidaklah jauh berbeda dengan ulama tersebut, yaitu “sedang belajar”. Tidak, aku belumlah pantas untuk berpikir mengenai hal semua itu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/san9biadab.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/san9biadab.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/san9biadab.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/san9biadab.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/san9biadab.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/san9biadab.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/san9biadab.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/san9biadab.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/san9biadab.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/san9biadab.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/san9biadab.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/san9biadab.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/san9biadab.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/san9biadab.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=san9biadab.wordpress.com&amp;blog=6780864&amp;post=44&amp;subd=san9biadab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://san9biadab.wordpress.com/2009/03/12/apakah-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/32659746ba1b0c37f3f3c264e7d7d9a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">san9biadab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ubun-Ubun?</title>
		<link>http://san9biadab.wordpress.com/2009/03/05/ubun-ubun/</link>
		<comments>http://san9biadab.wordpress.com/2009/03/05/ubun-ubun/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 13:14:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>san9biadab</dc:creator>
				<category><![CDATA[Qur'ani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://san9biadab.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubun-nya, (yaitu ) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka. &#8221; (QS al -Alaq : 15 -16) Ayat tersebut bercerita mengenai perbuatan orang kafir yang melarang Nabi Muhammad SAW untuk shalat di Ka&#8217;bah. Hal yang kemudian akan kita bahas adalah mengapa Allah menyebut ubun-ubun sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=san9biadab.wordpress.com&amp;blog=6780864&amp;post=22&amp;subd=san9biadab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Calibri; 	mso-font-alt:"Century Gothic"; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;margin:0 20pt .0001pt;"><em></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 20pt .0001pt;"><em><span lang="AF">&#8220;Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami <strong>tarik</strong> <strong>ubun-ubun</strong></span></em><em><span>-</span></em><em><span lang="AF">nya, (yaitu ) ubun-ubun orang yang <strong>mendustakan </strong>lagi durhaka. </span></em><span lang="AF">&#8221; (QS al -Alaq : 15 -16)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 20pt .0001pt;"><span lang="AF"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 20pt .0001pt;"><span lang="AF"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 20pt .0001pt;"><span lang="AF"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 20pt .0001pt;"><span lang="AF">Ayat tersebut bercerita mengenai perbuatan orang kafir yang melarang Nabi Muhammad SAW untuk shalat di Ka&#8217;bah. Hal yang kemudian akan kita bahas adalah mengapa Allah menyebut<em> ubun-ubun</em> sebagai objek terhadap azab yang akan ditimpakan kepada kaum kafir Quraisy tersebut. Sesungguhnya bisa saja dengan menyebut bagian tubuh lain seperti <em>memenggal </em>leher, <em>menusuk </em><span id="more-22"></span>perut, atau yang lain. Tetapi mengapa yang disebut adalah <em>ubun-</em>ubun? Ayat itu seakan memberi isyarat mengenai kelebihan bagian ini dan salah satu “fungsi”nya, seperti yang disebut pada ayat di atas, yaitu <em>mendustakan</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 20pt .0001pt;"><span lang="AF"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 20pt .0001pt;"><span lang="AF">Apabila kita melihat bagian atas belakang otak manusia, disana terdapat salah satu bagian yang disebut <em>parietal lobus</em>. Bagian ini memiliki fungsi <em>comprehension of language</em> atau penerjemahan bahasa. Orang yang memiliki gangguan terhadap fungsi bagian ini, akan mengalami kesulitan dalam berkomunikasi secara lancar dengan orang lain. Orang seperti ini mengalami ketidaksinkronan antara apa yang ingin dikatakan dengan apa yang keluar dari mulutnya. Sebagai contoh: yang dimaksudkan sebenarnya adalah kata <em>parrot</em> (burung Nuri) tetapi yang diucapkan adalah <em>carrot</em> (wortel). Di samping itu, dia mengalami gangguan gagap dalam berbicara.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 20pt .0001pt;"><span lang="AF"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 20pt .0001pt;"><span lang="AF">Maka pantaslah bahwa ayat di atas menyebut <em>ubun-ubun</em> sebagai area yang akan dieksekusi akibat perbuatan dusta orang-orang kafir Quraisy tersebut. Oleh karena bagian inilah yang dianggap bertanggung jawab atas perkataan mereka, dengan kata lain apabila mereka tidak menghentikan perkataan dustanya, lebih baik mereka tidak dapat berbicara lagi. Wallahua’lam.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/san9biadab.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/san9biadab.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/san9biadab.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/san9biadab.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/san9biadab.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/san9biadab.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/san9biadab.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/san9biadab.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/san9biadab.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/san9biadab.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/san9biadab.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/san9biadab.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/san9biadab.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/san9biadab.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=san9biadab.wordpress.com&amp;blog=6780864&amp;post=22&amp;subd=san9biadab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://san9biadab.wordpress.com/2009/03/05/ubun-ubun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/32659746ba1b0c37f3f3c264e7d7d9a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">san9biadab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Al Qur’an, Mukjizat Terbesar dalam Sejarah Umat Manusia</title>
		<link>http://san9biadab.wordpress.com/2009/03/04/al-qur%e2%80%99an-mukjizat-terbesar-dalam-sejarah-umat-manusia/</link>
		<comments>http://san9biadab.wordpress.com/2009/03/04/al-qur%e2%80%99an-mukjizat-terbesar-dalam-sejarah-umat-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 09:15:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>san9biadab</dc:creator>
				<category><![CDATA[Qur'ani]]></category>
		<category><![CDATA[qur'an]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://san9biadab.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Mukjizat yang diberikan oleh Allah SWT kepada para nabi dan rasul sesuai dengan keadaan dan tabiat umat yang mereka hadapi pada waktu itu. Kita tentu masih ingat beberapa mukjizat yang diberikan kepada Nabi Musa AS, mulai dari mengubah tongkat menjadi ular, hingga membelah laut Merah. Dalam kajian tafsir disebutkan bahwa mukjizat yang dimiliki nabi Musa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=san9biadab.wordpress.com&amp;blog=6780864&amp;post=17&amp;subd=san9biadab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mukjizat yang diberikan oleh Allah SWT kepada para nabi dan rasul sesuai dengan keadaan dan tabiat umat yang mereka hadapi pada waktu itu. Kita tentu masih ingat beberapa mukjizat yang diberikan kepada Nabi Musa AS, mulai dari mengubah tongkat menjadi ular, hingga membelah laut Merah. Dalam kajian tafsir disebutkan bahwa mukjizat yang dimiliki nabi Musa tersebut sesuai dengan watak Bani Israil (Yahudi) yakni umat yang <span id="more-17"></span>dipimpinnya di kala itu.<br />
Mengapa? Karena mereka (Yahudi) adalah umat yang menilai sesuatu secara materi. Mempercayai segala sesuatu hanya dari yang tampak jelas oleh mata mereka. Oleh karena itu, Allah SWT memberikan mukjizat kepada Nabi Musa AS berupa kejadian-kejadian yang searah dengan pemikiran Bani Israil. Maka perhatikan bahwa mukjizat-mukjizat yang dimiliki Musa AS tersebut di atas, memiliki kesamaan yaitu tampak secara fisik atau dengan kata lain memiliki materi.<br />
Lain halnya dengan Nabi Isa AS. Beliau dianugerahi mukjizat yang bersifat, katakanlah, supranatural. Menyembuhkan hewan, mengobati orang sakit, hingga menghidupkan orang yang telah meninggal, yang kesemuanya itu tidak dilakukan dengan perantara obat-obatan melainkan secara gaib. Kita tahu bahwa umat yang dipimpin oleh Nabi Isa AS tidak lain adalah umat sama yang dipimpin oleh Nabi Musa AS, yaitu Bani Israil. Lantas pertanyaannya adalah, mengapa Allah SWT menganugerahkan mukjizat yang berbeda wujud dari yang bersifat fisik kemudian menjadi yang ghaib dengan sasaran umat yang sama?<br />
Terlepas dari hak prerogatif Allah SWT untuk menurunkan mukjizat apapun bentuknya kepada para nabi dan rasul, berdasarkan kajian tafsir pula disebutkan bahwa mukjizat ini adalah untuk “mengobati” tabiat kaum Yahudi yang materialistis. Agar mereka sadar bahwa tidak segala sesuatu yang ada, harus tampak di mata mereka. Disebutkan pula bahwa mukjizat tersebut adalah untuk mempersiapkan Bani Israil kepada kedatangan rasul penutup setelah Nabi Isa AS yang akan datang dengan membawa mukjizat yang komprehensif. Tidak hanya mukjizat fisik, tetapi juga bersifat ghaib. Diharapkan dengan menyaksikan sendiri mukjizat yang dimiliki oleh Nabi Isa AS yang notabene berupa non-materi, Bani Israil di masa kemudian dapat mengimani Nabi Muhammad SAW dengan mukjizat-mukjizat beliau yang luar biasa.<br />
Rasulullah SAW kemudian diutus kepada umat manusia, dengan watak yang sangat majemuk dan dituntut pada peradaban yang lebih berkembang dari masa sebelumnya. Oleh karena itu, mukjizat yang dianugerahkan kepada beliau pun haruslah mukjizat yang dapat diterima oleh masyarakat majemuk tersebut. Karena pada jaman Rasulullah SAW diutus,hingga sampai sekarang, kita tidak akan menemui orang yang akan beriman kepada Allah SWT dengan melihat tongkat berubah menjadi ular, melihat orang yang tidak mempan dibakar api, dan sebagainya. Rasulullah SAW datang pada masa ketika manusia lebih cenderung menggunakan intelektualitas mereka.<br />
Karena itu,diantara banyak mukjizat yang dimiliki Rasulullah Muhammad SAW, beliau dianugerahi oleh Allah SWT sebuah mukjizat terbesar yaitu Al Qur’an Al Karim yang terkandung di dalamnya segala hal, baik yang bersifat fisik, ghaib, ilmu pengetahuan, dan lain-lain. Allah SWT sebagai pemilik hak otoritas sepenuhnya dari Al Qur’an pun telah mensyaratkan kemuliaan-kemuliaan kalam-Nya tersebut, diantaranya:</p>
<p>1. Al-Qur’an Sebagai Obat dan Rahmat</p>
<p><em>“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian”</em> (QS. 17:82)</p>
<p>2. Al-Qur’an adalah Petunjuk dan Cahaya.</p>
<p><em>“Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhoan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus”</em> (QS. 5:16)</p>
<p>3. Al-Qur’an Merupakan Kabar Gembira bagi Orang-Orang Beriman.</p>
<p><em>“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar”</em> (QS. 17:9)</p>
<p>4. Al-Qur’an Merupakan Hikmah yang Amat Agung.</p>
<p><em>“Demikianlah (kisah ‘Isa), Kami membacakannya kepada kamu sebagian dari bukti-bukti (kerasulannya) dan (membacakan) Al-Qur’an yang penuh hikmah”</em> (QS. 3:58)</p>
<p>5. Al-Qur’an Merupakan Peringatan dan Pelajaran.</p>
<p><em>“Maka beri peringatanlah dengan Al-Qur’an orang yang takut kepada ancaman-Ku”</em> (QS. 50:45)<br />
<em>“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Rabbmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman”</em> (QS. 10:57)</p>
<p>6. Al-Qur’an adalah Ruh dan Kehidupan</p>
<p><em>“Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu ruh/wahyu (Al-Qur’an) dengan perintah Kami”</em></p>
<p>7. Al-Qur’an Merupakan Samudra Ilmu Pengetahuan dan Penjelasan</p>
<p>Sangat banyak ilmu pengetahuan dan sejarah yang telah terungkap dalam Al Qur’an, antara lain:<br />
<em>“Dan berkata Fir&#8217;aun: &#8220;Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah hai <strong>Haman</strong> untukku tanah liat kemudian buatkanlah untukku <strong>bangunan yang tinggi</strong> supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan sesungguhnya aku benar-benar yakin bahwa dia termasuk orang-orang pendusta.</em>&#8221; (QS. 28:38)</p>
<blockquote><p>&gt;&gt; Haman merupakan pemimpin pekerja batu pahat sedangkan “bangunan yang tinggi” yang dimaksud berupa menara. Hal ini sesuai dengan penemuan purbakala yang ada.</p></blockquote>
<p><em>“Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan.&#8221;</em> (QS. 16: 69)<br />
<em>“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu&#8217;amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar . . .”</em> (QS. 2:282)<br />
<em>“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur’an ataukah hati mereka terkunci”</em> (QS. 47:24)</p>
<p>Apa yang telah disebutkan di atas merupakan penjelasan tentang betapa agung dan mulianya keberadaan Al-Qur’an, serta besarnya keutamaan orang yang menaruh perhatian terhadapnya, baik itu dengan membaca, menghafal, mempelajari, memahami, mengamalkan serta mengajarkannya. Namun demikian, manfaat Al Qur&#8217;an yang luar biasa ini tergantung pada siapa yang membacanya.<br />
Apabila Al Qur&#8217;an ini dibaca oleh seorang dukun/paranormal, niscaya hanya akan diamalkan menjadi mantra-mantra yang tidak bermanfaat. Namun ketika dibaca oleh para shahabat Rasulullah SAW, yang dihasilkan justru sebuah peradaban Islam yang luar biasa bahkan mengalahkan peradaban Romawi dan Persia yang tengah menggurita kala itu.<br />
Maka, marilah kita bersahabat dengan Al Qur&#8217;an ini. Bacalah beserta terjemahannya karena insya Allah akan menjadi cahaya kita di hari akhir kelak. Namun yang perlu kita perhatikan adalah agar tidak berlebihan dalam membaca Al Qur’an ini. Janganlah kita mengkhatamkan Al Qur’an kurang dari tiga hari, karena akan mengurangi pemahaman kandungan makna di dalamnya. Namun jangan pula dibiasakan untuk baru mengkhatamkannya setelah berbulan-bulan, karena itu merupakan wujud kelalaian kita, meskipun hal tersebut masih dimungkinkan pada waktu awal-awal membaca.<br />
Mulailah kebiasaan ini secara proporsional sesuai dengan keadaan diri kita. Jagalah Al Qur’an ini, karena ketika kita memegangnya, sesungguhnya kita tidak sedang memegang sebuah makhluq ciptaan Allah. Yang kita pegang adalah kalam-Nya. Sebuah mukjizat terbesar dalam sejarah umat manusia, yang diamanahkan kepada Rasulullah Muhammad SAW untuk kita, umat Islam.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/san9biadab.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/san9biadab.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/san9biadab.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/san9biadab.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/san9biadab.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/san9biadab.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/san9biadab.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/san9biadab.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/san9biadab.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/san9biadab.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/san9biadab.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/san9biadab.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/san9biadab.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/san9biadab.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=san9biadab.wordpress.com&amp;blog=6780864&amp;post=17&amp;subd=san9biadab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://san9biadab.wordpress.com/2009/03/04/al-qur%e2%80%99an-mukjizat-terbesar-dalam-sejarah-umat-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/32659746ba1b0c37f3f3c264e7d7d9a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">san9biadab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rahasia (Umum) Kecerdasan Orang Yahudi</title>
		<link>http://san9biadab.wordpress.com/2009/03/02/rahasia-kecerdasan-yahudi/</link>
		<comments>http://san9biadab.wordpress.com/2009/03/02/rahasia-kecerdasan-yahudi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 15:30:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>san9biadab</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fikrah-Upgrade Yourself]]></category>
		<category><![CDATA[cerdas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://san9biadab.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini telah banyak dimuat di beberapa web. Sengaja saya tampilkan di sini salah satunya adalah untuk menunjukkan bahwa saya setuju dengan isi artikel ini. Maksud saya bukan kedecakkaguman terhadap kecerdasan mereka, tetapi dalam hal bagaimana mereka memperoleh kecerdasan intelektual yang sedemikian tinggi. Hal yang kemudian sangat menohok adalah metode yang digunakan ternyata merupakan contoh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=san9biadab.wordpress.com&amp;blog=6780864&amp;post=14&amp;subd=san9biadab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> Artikel ini telah banyak dimuat di beberapa web. Sengaja saya tampilkan di sini salah satunya adalah untuk menunjukkan bahwa saya setuju dengan isi artikel ini. Maksud saya bukan kedecakkaguman terhadap kecerdasan mereka, tetapi dalam hal bagaimana mereka memperoleh kecerdasan intelektual yang sedemikian tinggi. Hal yang kemudian sangat menohok adalah metode yang digunakan ternyata merupakan contoh yang kebanyakan di antaranya telah disyaratkan oleh Rasulullah SAW.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><span id="more-14"></span> </span><span style="color:#000000;">Artikel ini berasal dari penelitian oleh Dr Stephen Carr Leon. Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, “Mengapa Yahudi Pintar?” Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari untuk pulang ke California, terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri? Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;">Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami. Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan. Kebetulan Stephen suka matematika. Stephen bertanya, “Apakah ini untuk anak kamu?” Dia menjawab, “Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius.” Hal ini membuat Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya. Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;">Hal lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung dia suka sekali memakan kacang badam dan <em><strong>korma bersama susu</strong></em><strong> </strong>(menu yang dianjurkan pula oleh Rasulullah, dimana </span>beliau pernah bersabda, <em>“Barang siapa yang makan tujuh butir kurma, maka akan terlindungi dari racun”</em><span style="color:#000000;">)<strong>.</strong> Tengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan. Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandung kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak didalam kandungan. Ini adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;">Ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Begitu Stephen menceritakan, “Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet),” ungkapnya. Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, <em><strong>campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama</strong></em> (sekali lagi, ini juga sesuai dengan sunnah Rasulullah. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat di web lain, salah satunya adalah <a title="Tips Hidup Sehat Ala Rasulullah" href="http://www.beritaterkini.org/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=86:tips-hidup-sehat-dari-rasulullah-saw-sunnah-nabi-berita-terkini&amp;catid=36:tips-a-trik-berita-terkini&amp;Itemid=57" target="_blank">di sini</a>). Salad dan kacang, harus, terutama kacang badam. Uniknya, mereka akan makan <em><strong>buah buahan dahulu sebelum hidangan utama </strong></em>(Sama dengan <a title="Tips Hidup Sehat Ala Rasulullah" href="http://www.beritaterkini.org/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=86:tips-hidup-sehat-dari-rasulullah-saw-sunnah-nabi-berita-terkini&amp;catid=36:tips-a-trik-berita-terkini&amp;Itemid=57" target="_blank">link di atas</a>). Jangan terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi Anda akan dihidangkan buah buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk. Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;">Di Israel, merokok adalah tabu (sangat mencengangkan dimana umat Islam justru merupakan konsumen rokok terbesar!), apabila Anda diundang makan dirumah Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka. Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak ( bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen dan DNA Israel. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;">Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever). Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. (lagi-lagi sesuai dengan petuah yang disyariatkan oleh Rasulullah mengenai urgensi mempelajari bahasa asing, bahwa  dengan menguasai bahasa suatu kaum, kita akan selamat dari kaum itu). </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;">Sejak kecil mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban. Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ. Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar. Ini menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak. Tak heran banyak pakar musik dari kaum Yahudi. Seterusnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar matematika berbasis perniagaan. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;">Pelajaran IPA sangat diutamakan. Di dalam pengamatan Stephen, “Perbandingan dengan anak anak di California, dalam tingkat IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun kebelakang!! !” katanya. Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah <em><strong>memanah, menembak dan berlari</strong></em> (tak perlu dijelaskan, kita tentu tahu tentang olahraga sunnah ini). Menurut teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;">Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius. Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi. Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Diakhir tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek. Mereka harus memperaktekkanya. Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta! Anda terperanjat? Itulah kenyataannya. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;">Kesimpulan, pada teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi mungkin? Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada <strong>pembantaian anak-anak Palestina</strong> di Jalur Gaza. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;">Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang lebih. Hampir setengah darinya adalah anak-anak. Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Quran. Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. “Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?” demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi. Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Qur’an. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;">Tak ada main Play Station atau game bagi mereka. Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid. Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia. Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam membina generasi penerus dibanding dengan negara tetangganya. Ambil contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang penulis ambil sederhana saja, Rokok. Singapura selain menerapkan aturan yang ketat tentang rokok, juga harganya sangat mahal. </span><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;">Benarkah merokok dapat melahirkan generasi “Goblok!” kata Goblok bukan dari penulis, tapi kata itu sendiri dari Stephen Carr Leon sendiri. Dia sudah menemui beberapa bukti menyokong teori ini. “Lihat saja Indonesia,” katanya seperti dalam tulisan itu. Jika Anda ke Jakarta, di mana saja Anda berada, dari restoran, teater, kebun bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asak rokok! Berapa harga rokok? Cuma US$ 0.7 /bungkus !!! “Hasilnya? Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak universitas? Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;">Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Ditangga berapakah kedudukan mereka di pertandingan matematika sedunia? Apakah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri?”</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;">Namun satu hal yang cukup menenangkan hati saya pribadi adalah bahwa Yahudi hanya memiliki kecerdasan duniawi belaka, tanpa diimbangi dengan kecerdasan ukhrawi. Orientasi mereka hanyalah dunia, tanpa mempertimbangkan bagaimana kesudahan mereka kelak. Bukan untuk kemudian sedikit terlena dan &#8220;bermanja-manja&#8221;, tetapi justru menjadi pertanyaan juga di umat Islam. Ketika mereka mengalahkan kita dalam hal duniawi, bagaimana halnya dengan akhirat kita? Cukupkah iman dan Islam serta <em>ikhsan</em> yang kita miliki untuk dapat mengungguli mereka &#8220;setidaknya&#8221; dalam satu kecerdasan ini. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;">Karena tentunya, ada hal yang dapat mengalahkan kecerdasan materi. Sesuatu itu adalah yang bersifat tak nampak, yaitu keimanan. Karena dengan iman, niscaya pertolongan Allah pasti datang. Tapi satu hal lagi yang perlu diingat adalah Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang berusaha mengubah nasib mereka. Kuncinya adalah meluruskan niat, menyempurnakan ikhtiar, selanjutnya bertawakkal, berdoa kepada Allah SWT untuk segala sesuatu yang lebih baik.<br />
</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/san9biadab.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/san9biadab.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/san9biadab.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/san9biadab.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/san9biadab.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/san9biadab.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/san9biadab.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/san9biadab.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/san9biadab.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/san9biadab.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/san9biadab.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/san9biadab.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/san9biadab.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/san9biadab.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=san9biadab.wordpress.com&amp;blog=6780864&amp;post=14&amp;subd=san9biadab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://san9biadab.wordpress.com/2009/03/02/rahasia-kecerdasan-yahudi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/32659746ba1b0c37f3f3c264e7d7d9a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">san9biadab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bintang Malam, Itulah Aku</title>
		<link>http://san9biadab.wordpress.com/2009/03/01/bintang-malam-itulah-aku/</link>
		<comments>http://san9biadab.wordpress.com/2009/03/01/bintang-malam-itulah-aku/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2009 10:30:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>san9biadab</dc:creator>
				<category><![CDATA[Goresan Awal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://san9biadab.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Aku takkan pernah mampu untuk berjanji Menemani harimu hingga esok hari Tapi jika kau terima, biarkan aku mencintaimu Hari ini saja… dengan semua cinta yang kupunya Aku bukanlah pengabulan dari doamu di malam saat bintang jatuh Tapi jika kau mau, aku dapat menjadi bintang yang menerangi keindahanmu setiap malam Aku takkan s’lalu bisa membahagiakan hati [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=san9biadab.wordpress.com&amp;blog=6780864&amp;post=4&amp;subd=san9biadab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku takkan pernah mampu untuk berjanji</p>
<p>Menemani harimu hingga esok hari</p>
<p>Tapi jika kau terima, biarkan aku mencintaimu</p>
<p>Hari ini saja… dengan semua cinta yang kupunya</p>
<p>Aku bukanlah pengabulan dari doamu</p>
<p>di malam saat bintang jatuh</p>
<p>Tapi jika kau mau, aku dapat menjadi bintang</p>
<p>yang menerangi keindahanmu setiap malam</p>
<p>Aku takkan s’lalu bisa membahagiakan hati</p>
<p>Tak luput salah, mungkin ku juga menyakiti</p>
<p>Tapi jika kau ikhlas, cintaku takkan berbatas</p>
<p>Meski terkadang sakitimu, itu aku khilaf</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/san9biadab.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/san9biadab.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/san9biadab.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/san9biadab.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/san9biadab.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/san9biadab.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/san9biadab.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/san9biadab.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/san9biadab.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/san9biadab.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/san9biadab.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/san9biadab.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/san9biadab.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/san9biadab.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=san9biadab.wordpress.com&amp;blog=6780864&amp;post=4&amp;subd=san9biadab&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://san9biadab.wordpress.com/2009/03/01/bintang-malam-itulah-aku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/32659746ba1b0c37f3f3c264e7d7d9a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">san9biadab</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
